HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE DENGAN GEJALA PENYAKIT KULIT PADA PEMULUNG DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH (TPAS) PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2025

Authors

  • Fitra Sawfla Insani Universitas Halu Oleo Author
  • Suhadi Suhadi Universitas Halu Oleo Author
  • Yasnani Yasnani Universitas Halu Oleo Author

Keywords:

Pemulung, personal hygiene, gejala penyakit kulit, TPAS, Indonesia

Abstract

Pemulung merupakan kelompok pekerja informal yang memiliki risiko tinggi mengalami gangguan kesehatan, khususnya penyakit kulit, akibat paparan langsung terhadap sampah dan lingkungan kerja yang tidak higienis. Personal hygiene menjadi salah satu faktor penting dalam pencegahan penyakit kulit. Prevalensi penyakit kulit di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 22.46%, dan pada tahun 2023 sebesar 4.60–12.95%, sedangkan pada tahun 2024 angka kejadian penyakit kulit sebesar 6.78%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dengan gejala penyakit kulit pada pemulung di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Puuwatu Kota Kendari tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional dan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebersihan kulit (p=0.027), kebersihan tangan, kaki dan kuku (p=0.031), kebersihan pakaian (p=0.021), dan penggunaan APD (p=0.040) dengan gejala penyakit kulit pada pemulung. Sedangkan kebersihan rambut (p=0.307) tidak menunjukkan hubungan dengan gejala penyakit kulit. Berdasarkan hasil uji statistik, dapat disimpulkan bahwa kebersihan kulit, kebersihan tangan, kaki dan kuku, kebersihan pakaian, dan penggunaan APD berhubungan dengan gejala penyakit kulit pada pemulung di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Puuwatu Kota Kendari Tahun 2025.

References

Aeni, S., Putri, M., & Handayani, E. (2024). Personal hygiene dan kejadian dermatitis kontak. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 19(1), 22–30. https://journal.fkm.ui.ac.id/kesmas/article/view/7865

Dinkes. (2024). Buku Profil Dinas Kesehatan Kota Kendari

Hidayat, R., & Lestari, P. (2022). Personal hygiene dan penyakit kulit pada lingkungan kerja berisiko. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(3), 210–218.

Kadmaerubun, A., et al. (2023). Hubungan kebersihan diri dengan penyakit kulit pada pemulung. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(3), 210–218. https://journal.uin-alauddin.ac.id

Maratus, S., Rumita, S., & Fajrina, H. (2019). Faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan gejala dermatitis kontak pada pemulung di TPA Talang Gulo kota Jambi tahun 2021. 3(2), 1–7.

Murti, D. (2024). Gambaran pengetahuan dan perilaku personal hygiene siswa sekolah dasar. Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat, 8(2), 112–120. https://doi.org/10.14710/jrkm.2024.22137

Notoatmodjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Puskesmas Puuwatu, (2024). Buku Profil BLUD UPTD Puskesmas Puuwatu.

Putra, D., & Handayani, S. (2023). Risiko penyakit kulit pada pemulung TPA. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 17(1), 33–41.

Rahman, A., et al. (2020). Penggunaan APD dan penyakit kulit pada pemulung. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 9(2), 90–98.

Rahmawati, D., et al. (2020). Kesehatan kulit pekerja pemulung. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 19(1), 12–20. https://ejournal.undip.ac.id

Sarah, F. (2022). Hubungan karakteristik individu dan personal hygiene dengan gejala penyakit dermatitis kontak pada pemulung di tpa sampah kota medan tahun 2022. 1–57.

Sari, M., & Wahyuni, S. (2021). Perilaku hygiene dan penyakit kulit. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 134–142. https://ejournal.stikesaisyah.ac.id

Sinaga, A. W. A., Iswono, I., & Saepudin, M. (2023). Gambaran Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Personal Hygiene Pada Pemulung Sampah Di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kubu Raya. Journal of Environmental Health and Sanitation Technology, 2(2), 6–11. https://doi.org/10.30602/jehast.v2i2.273

Siregar, A. D. S. (2021). Hubungan Antara Personal Hygiene Dengan Gejala Penyakit Kulit Pada Pemulung Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun Kecamatan Medan Marelan Tahun 2021. 1-101

World Health Organization. (2024). Determinan Personal Hygiene dan Sanitasi Dasar dengan Penyakit Kulit (Scabies) di Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Pekanbaru Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(2), 153–161. https://doi.org/10.14710/jkli.23.2.153-161

World Health Organization. (2021). WHO Global water, sanitation and hygiene Annual report 2021 Table Of Contents.

Zaidah, N., & Maisuroh. (2022). Personal hygiene sebagai determinan penyakit kulit. Jurnal Kesehatan Preventif, 11(1), 40–48.

Downloads

Published

2026-01-15

How to Cite

HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE DENGAN GEJALA PENYAKIT KULIT PADA PEMULUNG DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH (TPAS) PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2025. (2026). VARIABLE RESEARCH JOURNAL, 3(01), 76-85. https://variablejournal.my.id/index.php/VRJ/article/view/302

Similar Articles

21-30 of 40

You may also start an advanced similarity search for this article.