MENJADI ORKESTRA YANG HILANG: MASYARAKAT BETAWI DI TENGAH ARUS MULTIKULTURALISME JAKARTA DARI PANDANGAN HORACE KALLEN

Authors

  • Ahmad Dzakir Shidiq Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka Author
  • Raihan Sulaiman Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka Author
  • Rifma Ghulam Dzaljad Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka Author

Keywords:

Kritik Sosial, Horace Kallen, Multikulturalisme, Marginalisasi, Masyarakat Betawi

Abstract

Artikel ini mengkaji marginalisasi masyarakat Betawi sebagai etnik asli Jakarta melalui perspektif Kritik Sosial dengan teori pluralisme budaya Horace Kallen. Penelitian kualitatif berbasis data sekunder ini menunjukkan bahwa penggusuran sistematis pada 1950-an-1970-an, urbanisasi tak terkendali, rendahnya pendidikan, dan kerentanan ekonomi telah memaksa Betawi kehilangan tanah dan identitas budaya. Teori Kallen dengan metafora "orkestra" relevan untuk mengkritisi kebijakan melting pot, namun memiliki keterbatasan karena mengabaikan realitas kekuasaan dan dimensi material. Diperlukan teori sosial kritis yang membongkar relasi kuasa dan kapitalisme di balik narasi "pembangunan". Pluralisme sejati membutuhkan transformasi struktural dengan pengakuan hak atas tanah, pendidikan, dan sumber daya secara adil, bukan sekadar pengakuan simbolik. Kasus Betawi menegaskan bahwa multikulturalisme tanpa keadilan struktural adalah kosong, dan "Bhineka Tunggal Ika" tanpa pengakuan hak hanyalah slogan. Tugas kritik sosial adalah mengembalikan suara Betawi sebagai subjek hidup dalam orkestra Jakarta.

References

Halimatusa’diah, “STRATEGI PERLAWANAN TERHADAP STEREOTIP INFERIOR BETAWI PUNYE DISTRO : A STATEGY OF RESISTANCE TO INFERIOR STEREOTYPES,” J. Masy. dan Budaya, vol. 21, no. 1, pp. 59–76, 2025, [Online]. Available: https://doi.org/10.14203/jmb.v21i1.814

H. M. Kallen, Culture and democracy in the United States. New York: Boni and Liveright., 1924.

A. Chaer, Kebudayaan Betawi: Dari Zaman Kolonial sampai Era Reformasi. Jakarta: Penerbit Buku Kompas., 2015.

S. Hadijah et al., “The Uniqueness of Betawi Arts in Betawi Culture in Jakarta-Indonesia,” Int. J. Multicult. Multireligious Underst., pp. 214–230, 2025.

N. Lukmansyah, “PENGARUH PEMBANGUNAN DI JAKARTA TERDAHAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT BETAWI TAHUN 1966-1977,” 2017.

E. F. Santika, “5 Fakta Rumah Kebaya yang Nyaris Punah, Hunian Asli Orang Betawi yang ‘Tak Punya’ Kamar Mandi,” Tribun wiki, 2019. [Online]. Available: https://jakarta.tribunnews.com/2019/02/07/5-fakta-rumah-kebaya-yang-nyaris-punah-hunian-asli-orang-betawi-yang-tak-punya-kamar-mandi

Downloads

Published

2026-04-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

MENJADI ORKESTRA YANG HILANG: MASYARAKAT BETAWI DI TENGAH ARUS MULTIKULTURALISME JAKARTA DARI PANDANGAN HORACE KALLEN. (2026). VARIABLE RESEARCH JOURNAL, 3(02), 324-332. https://variablejournal.my.id/index.php/VRJ/article/view/346

Similar Articles

21-30 of 76

You may also start an advanced similarity search for this article.