PEMANFAATAN TEKNOLOGI MICROWAVE PIROLISIS UNTUK OPTIMALISASI PRODUKSI GLUKOSA BERBASIS BLOTONG
Keywords:
glukosa, microwave, pirolisisAbstract
Blotong merupakan limbah padat industri gula yang dihasilkan dalam jumlah besar dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain, blotong mengandung sekitar 42% selulosa yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku produksi glukosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh daya microwave dan volume larutan natrium hidroksida (NaOH) terhadap produksi glukosa dari blotong melalui proses microwave pirolisis. Sebelum proses pirolisis, blotong dipretreatment menggunakan larutan NaOH 15% selama 12 jam pada suhu ruang untuk mengurangi kandungan lignin dan meningkatkan aksesibilitas selulosa. Microwave pirolisis dilakukan selama 35 menit dengan variasi volume NaOH 15% sebesar 150, 200, dan 250 mL serta daya microwave 400 dan 600 W. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar glukosa tertinggi pada produk cair diperoleh pada daya microwave 400 W dengan penambahan NaOH 150 mL, yaitu sebesar 0,916 mg/mL (0,686%). Sementara itu, peningkatan daya microwave menjadi 600 W cenderung menurunkan kadar glukosa yang dihasilkan. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi pretreatment alkali dan microwave pirolisis berpotensi dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai tambah blotong melalui produksi glukosa, dengan kondisi operasi optimum pada daya microwave 400 W dan volume NaOH 150 mL.
References
Afriyanto, R.M. 2011. Pengaruh Jenis dan Kadar Bahan Perekat pada Pembuatan Briket Blotong sebagai Bahan Bakar Alternatif. Skripsi. Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Arifin, B. 2008. Ekonomi Swaswembada Gula Indonesia, Economic Review, 211.
Badan Pengolahan Dampak Lingkungan, 1989. “Konsep Dasar Pengolahan Limbah Industri Gula” BAPEDAL, Bandung.
Baharuddin. 2015. Pemetaan Medan Elektromagnetik Pada Pemukiman Penduduk di Bawah Jaringan SUTT 150 kV PLN Wilayah Kalimantan Barat. Program Studi Teknik Elektro. Universitas Tanjungpura. Pontianak.
Dedy. 2018. Peningkatan Kadar Glukosa Dari Blotong Melaui Proses Microwave Pirolisis. Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik. Universitas Hasanuddin. Gowa.
Dong, Qing dkk. 2018. Journal “Microwave pyrolysis of moso bamboo for syngas production and bio-oil upgrading over bamboo-based biochar catalyst”. Bioresource Technology, vol 266, (2018) (284-290), 0960-8524.
Elykurniati. 2009. Skripsi “Pemanfataan Blotong Menjadi Bahan Bakar Cair dan Arang Dengan Proses Pirolisis” Fakultas Teknologi Industri Universitas Pembangunan Nasional ‘’Veteran’’ Jawa Timur.
Fernández. Y, Ana Arenillas dan J. Ángel Menéndez. 2011. Journal “Microwave Heating Applied to Pyrolysis”. Instituto Nacional del Carbon (CSIC) Apartado 73, 33080 Oviedo, Spain.
Li, Gaiyun dkk. 2015. Wood Liquefaction with Phenol by Microwave Heating and FTIR Evaluation. Northeast Forestry Uniersity. Berlin.
Gunam, Ida Bagus Wayan dkk. 2011. Jurnal “Delignifikasi Ampas Tebu Dengan Larutan Natrium Hidroksida Sebelum Proses Sakarifikasi Secara Enzimatis Menggunakan Enzim Selulase Kasar Dari Aspergillus Niger FNU 6018”.
Huang, Yu-Fong dkk. (2013). Journal “Microwave Pyrolysis Of Rice Straw: Products, Mechanism, and kinetics”. Bioresource Technology, vol. 142, (2013) (620-624), 0960-8524.
Neves, D., et al. 2011. Characterization and Prediction of Biomass Pyrolysis Products. Progress in Energy and Combustion Science 37 (2011) 611e630.
Rijalurachman, Faris dkk. 2014. Pra Rancangan Pabrik Cellulose Murni dari Ampas Tebu dengan Kapasitas 25.000 Ton/Tahun.
Sutarno, Rika Julfana dkk. 2012. “Hidrolisis Enzimatik Selulosa Dari Ampas Sagu Menggunakan Campuran Selulase Dari Trichoderma Reesei Dan Aspergillus Niger. JKK. 2(1) : 52-57.
Shepherd, B.J. dkk. 2018. Microwave Pyrolysis of Biomass Within a Liquid Medium. Journal Analysis Apply Pyrolysis. S0165-2370(18)30298-5.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ismail Rahim, Novriany Amaliyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





