STUDI  EPIDEMIOLOGI KEJADIAN KERACUNAN PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS PADA SISWA SMA DI KOTA BAUBAU TAHUN 2025

Authors

  • Nurmut Maemuna Universitas Halu Oleo Author
  • Hariati Lestari Universitas Halu Oleo Author
  • Akifah Akifah Universitas Halu Oleo Author

Keywords:

Epidemiologi, Keracunan Makanan, Keamanan Pangan

Abstract

Keracunan makanan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih sering terjadi dan dapat menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB), terutama pada program makanan massal seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Meskipun umumnya tidak menyebabkan kematian, kejadian ini dapat berdampak pada gangguan kesehatan siswa serta menurunkan aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran epidemiologi kejadian keracunan makanan pada siswa SMA di Kota Baubau tahun 2025 berdasarkan distribusi orang (person), tempat (place), dan waktu (time). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional deskriptif dengan rancangan case report. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA yang mengalami kejadian keracunan makanan sebanyak 170 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, serta didukung data sekunder dari dinas kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (51%) dan berada pada kelompok usia 16–18 tahun (78%). Jenis makanan yang paling banyak dikonsumsi adalah nasi (36,9%) dan ayam kuah santan (18,8%). Gejala yang paling sering dialami adalah sakit perut, pusing, mual, dan muntah, serta sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah (51,2%). Berdasarkan distribusi tempat, kasus terbanyak terjadi pada kelas XII (41,2%) dan mayoritas responden tidak melakukan pengobatan (67%). Berdasarkan waktu, puncak kejadian terjadi pada 16 September 2025 dengan masa inkubasi berkisar 4–35 jam. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kejadian ini merupakan KLB dengan sumber paparan tunggal, sehingga diperlukan peningkatan pengawasan keamanan pangan dalam program MBG.

References

Akbar Suryoadji, K., Ali, N., Adrianto Setyawan, D., Faruqi, M., Keane, A., Christian, C., Kusuma Wardani, A., Fauzi Suskhan, R., Marcio Edbert Rompies, A., Annabel Garnette, K., Qurrota, I. A., Nur Warsa Putra, E., & Tadeus Simanjuntak, K. (2024). Hubungan antara pemberian makanan bergizi dan keamanan pangan: Tinjauan literatur. Journal of Health and Therapy, 5(1), 37–57.

Andi, N. (2022). Food distribution outbreak risk. Public Health Journal, 9(3), 101–109.

Apriani, A. F., Putinah, R. A., & Helsy, D. (2021). Pendidikan Kesehatan Terhadap Kesiapsiagaan Ibu Dalam Menghadapi Kegawatdaruratan Keracunan Makanan. 32(3), 167–186.

Apriliansyah, M., Zuhrotun, A., & Astrini, D. (2022). The Main Bacteria That Cause Foodborne Outbreak Artikel Review. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 11(3), 239–255. https://doi.org/10.15416/ijcp.2022.11.3.239

BPOM. (2024). Tim Penyusun Laporan Tahunan Balai POM di Kendari Tahun 2024.

Fadhlur, R. (2024). Healthcare access. Health Services Journal, 5(1), 12–20.

Fitria, N. (2023). Manajemen Pengetahuan dan Pembelajaran Organisasi di Era VUCA ; Studi Literatur. 5.

Fitriana, N. F. (2021). Gambaran pengetahuan pertolongan pertama keracunan makanan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(3), 173–178.

Handayani, I., Bebengu, Y. B., Hidajah, A. C., Ismanto, T., Ratgono, A., & Utami, A. W. (2023). Outbreak Keracunan Makanan Di Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur Tahun 2020. Jurnal Kesehatan, 16(2), 150–156. https://doi.org/10.32763/5gqpdj96

Hidajah, A. C. (2021). Masa inkubasi keracunan makanan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(2), 67–74.

Iskandar, S. I., Janah, M., Aryanto, S., & Wiratama, B. S. (2024). Foodborne Outbreak Investigation in Elementary School Students in Bantul, Yogyakarta, 2023. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(3), 124–132. https://doi.org/10.30597/mkmi.v20i3.34464

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Data KLB Keracunan Pangan Tahun 2024.

Lestari. (2024). Edukasi kesehatan pangan. Jurnal Promosi Kesehatan, 12(1), 55–63.

Loka, P. (2025). Loka Pengawasan Obat dan Makanan Kota Baubau Tahun 2025.

Maulia, S. P., Sahra, L. P., Aisyah, F., & Rita, K. (2021). Dampak Kasus Keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis terhadap Kesehatan dan Kualitas Pembelajaran Siswa Suci. Jurnal Basicedu, 5(5), 3(2), 524–532.

Ontran, S. R., & Mei, R. E. S. (2021). Penegakan Hak Anak Atas Makanan Aman Dan Sehat: Studi Kasus Keracunan Dalam Program Makan Bergizi Gratis Ditinjau Dari Tanggung Jawab Negara. 32(3), 167–186.

Pratama, R. (2022). Health-seeking behavior. Jurnal Kesehatan, 11(2), 89–97.

Purwiningsih, D. W., & Purnama, S. (2023). Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan. Jurnal Kesehatan, 16(1), 37–42.

Putri, M. N. (2024). Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap Di Rspal Dr. Ramelan Surabaya.

Rahmawati, & Doktor. (2023). Foodborne disease risk factors. Jurnal Epidemiologi, 8 (1), 21–29.

Riuh, W. (2023). Foodborne disease analysis. Journal of Epidemiology, 6(2), 44–51.

Rizka, N. A., Akrom, D. A., Laila Yoga Saputri, A. A., & Puspitasari, S. U. (2022). Foodborne Outbreak Investigation in Elementary School Students in Bantul, Yogyakarta, 2023. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(2), 107–112.

Sari, M. (2024). Risiko usia remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 45–53.

Suarjana, I. M., & Agung, A. A. G. (2022). Kejadian luar biasa keracunan makanan (Studi Kasus di SD 3 Sangeh Kabupaten bandung). Jurnal Skala Husada, 10(144–148), 1–5.

Suci, M., Sahra, P., Aisyah, L., & Rita, F. (2025). Dampak Kasus Keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis terhadap Kesehatan dan Kualitas Pembelajaran Siswa. Jurnal Basicedu, 9(6), 1850–1855.

Todd, E. (2022). Food-Borne Disease Prevention and Risk Assessment. In International journal of environmental research and public health (Vol. 17, Issue 14). https://doi.org/10.3390/ijerph17145129

WHO. (2024). Foodborne Diseases.

Akbar Suryoadji, K., Ali, N., Adrianto Setyawan, D., Faruqi, M., Keane, A., Christian, C., Kusuma Wardani, A., Fauzi Suskhan, R., Marcio Edbert Rompies, A., Annabel Garnette, K., Qurrota, I. A., Nur Warsa Putra, E., & Tadeus Simanjuntak, K. (2024). Hubungan antara pemberian makanan bergizi dan keamanan pangan: Tinjauan literatur. Journal of Health and Therapy, 5(1), 37–57.

Andi, N. (2022). Food distribution outbreak risk. Public Health Journal, 9(3), 101–109.

Apriani, A. F., Putinah, R. A., & Helsy, D. (2021). Pendidikan Kesehatan Terhadap Kesiapsiagaan Ibu Dalam Menghadapi Kegawatdaruratan Keracunan Makanan. 32(3), 167–186.

Apriliansyah, M., Zuhrotun, A., & Astrini, D. (2022). The Main Bacteria That Cause Foodborne Outbreak Artikel Review. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 11(3), 239–255. https://doi.org/10.15416/ijcp.2022.11.3.239

BPOM. (2024). Tim Penyusun Laporan Tahunan Balai POM di Kendari Tahun 2024.

Fadhlur, R. (2024). Healthcare access. Health Services Journal, 5(1), 12–20.

Fitria, N. (2023). Manajemen Pengetahuan dan Pembelajaran Organisasi di Era VUCA ; Studi Literatur. 5.

Fitriana, N. F. (2021). Gambaran pengetahuan pertolongan pertama keracunan makanan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(3), 173–178.

Handayani, I., Bebengu, Y. B., Hidajah, A. C., Ismanto, T., Ratgono, A., & Utami, A. W. (2023). Outbreak Keracunan Makanan Di Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur Tahun 2020. Jurnal Kesehatan, 16(2), 150–156. https://doi.org/10.32763/5gqpdj96

Hidajah, A. C. (2021). Masa inkubasi keracunan makanan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(2), 67–74.

Iskandar, S. I., Janah, M., Aryanto, S., & Wiratama, B. S. (2024). Foodborne Outbreak Investigation in Elementary School Students in Bantul, Yogyakarta, 2023. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(3), 124–132. https://doi.org/10.30597/mkmi.v20i3.34464

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Data KLB Keracunan Pangan Tahun 2024.

Lestari. (2024). Edukasi kesehatan pangan. Jurnal Promosi Kesehatan, 12(1), 55–63.

Loka, P. (2025). Loka Pengawasan Obat dan Makanan Kota Baubau Tahun 2025.

Maulia, S. P., Sahra, L. P., Aisyah, F., & Rita, K. (2021). Dampak Kasus Keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis terhadap Kesehatan dan Kualitas Pembelajaran Siswa Suci. Jurnal Basicedu, 5(5), 3(2), 524–532.

Ontran, S. R., & Mei, R. E. S. (2021). Penegakan Hak Anak Atas Makanan Aman Dan Sehat: Studi Kasus Keracunan Dalam Program Makan Bergizi Gratis Ditinjau Dari Tanggung Jawab Negara. 32(3), 167–186.

Pratama, R. (2022). Health-seeking behavior. Jurnal Kesehatan, 11(2), 89–97.

Purwiningsih, D. W., & Purnama, S. (2023). Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan. Jurnal Kesehatan, 16(1), 37–42.

Putri, M. N. (2024). Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap Di Rspal Dr. Ramelan Surabaya.

Rahmawati, & Doktor. (2023). Foodborne disease risk factors. Jurnal Epidemiologi, 8 (1), 21–29.

Riuh, W. (2023). Foodborne disease analysis. Journal of Epidemiology, 6(2), 44–51.

Rizka, N. A., Akrom, D. A., Laila Yoga Saputri, A. A., & Puspitasari, S. U. (2022). Foodborne Outbreak Investigation in Elementary School Students in Bantul, Yogyakarta, 2023. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(2), 107–112.

Sari, M. (2024). Risiko usia remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 45–53.

Suarjana, I. M., & Agung, A. A. G. (2022). Kejadian luar biasa keracunan makanan (Studi Kasus di SD 3 Sangeh Kabupaten bandung). Jurnal Skala Husada, 10(144–148), 1–5.

Suci, M., Sahra, P., Aisyah, L., & Rita, F. (2025). Dampak Kasus Keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis terhadap Kesehatan dan Kualitas Pembelajaran Siswa. Jurnal Basicedu, 9(6), 1850–1855.

Todd, E. (2022). Food-Borne Disease Prevention and Risk Assessment. In International journal of environmental research and public health (Vol. 17, Issue 14). https://doi.org/10.3390/ijerph17145129

WHO. (2024). Foodborne Diseases.

Downloads

Published

2026-04-18

Issue

Section

Articles

How to Cite

STUDI  EPIDEMIOLOGI KEJADIAN KERACUNAN PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS PADA SISWA SMA DI KOTA BAUBAU TAHUN 2025. (2026). VARIABLE RESEARCH JOURNAL, 3(02), 222-234. https://variablejournal.my.id/index.php/VRJ/article/view/323

Similar Articles

1-10 of 13

You may also start an advanced similarity search for this article.