PENDEKATAN PLACE-MAKING SEBAGAI STRATEGI REVITALISASI KAWASAN RUANG TERBUKA HERITAGE : STUDI KASUS KOTA BENGKULU

Authors

  • Rizqiyah Safitri Juwito universitas muhammadiyah bengkulu Author
  • Mariska Pratimi Universitas Muhammadiyah Bengkulu Translator
  • Geby Fatona Universitas Muhammadiyah Bengkulu Translator
  • Pretty Maggiesty Rosantika Universitas Muhammadiyah Bengkulu Translator
  • Anggi Yudha Pratama Universitas Muhammadiyah Bengkulu Translator
  • Evandry Ramadhan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Translator

Keywords:

place-making, revitalisasi kawasan heritage, ruang publik, identitas kota, Kota Bengkulu

Abstract

Kawasan heritage memiliki peran penting dalam membentuk identitas kota serta mendukung aktivitas sosial dan budaya masyarakat. Namun, upaya revitalisasi kawasan heritage di banyak kota masih berfokus pada aspek fisik dan visual, sehingga kurang mampu menghidupkan ruang publik secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan pendekatan place-making dalam revitalisasi kawasan heritage di Kota Bengkulu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, pemetaan aktivitas, wawancara semi-terstruktur, serta studi dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan indikator place-making yang meliputi aksesibilitas, kenyamanan dan citra ruang, aktivitas dan fungsi, serta sosiabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip place-making telah diterapkan secara parsial, dengan kekuatan utama pada aspek citra dan identitas kawasan. Namun, aspek aksesibilitas, kenyamanan, keberagaman aktivitas, dan partisipasi masyarakat masih belum optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan place-making sebagai kerangka integratif untuk menciptakan revitalisasi kawasan heritage yang hidup, inklusif, dan berkelanjutan.

References

Ashworth, G. J., & Tunbridge, J. E. (2000). The tourist-historic city: Retrospect and prospect of managing the heritage city. Oxford: Pergamon Press.

Chan, C. S., Peters, M., & Marafa, L. (2024). Creative placemaking and heritage revitalization: Community engagement and local identity. Journal of Heritage Tourism, 19(1), 1–18. https://doi.org/10.1080/1743873X.2023.

Doratli, N., Hoskara, S. O., & Fasli, M. (2004). An analytical methodology for revitalization strategies in historic urban quarters: A case study of the Walled City of Nicosia. Cities, 21(4), 329–348. https://doi.org/10.1016/j.cities.2004.04.003

Graham, B., Ashworth, G. J., & Tunbridge, J. E. (2016). A geography of heritage: Power, culture and economy. London: Routledge.

Habibullah, R., & Ekomadyo, A. S. (2021). Placemaking sebagai pendekatan perancangan ruang publik perkotaan di Indonesia. Jurnal Arsitektur ZONASI, 4(2), 123–135. https://doi.org/10.17509/jaz.v4i2.

Juwito, R. S., Rosantika, P. M., Fatona, G., Pratimi, M., Ramadhan, E., Pratama, A. Y., & Sari, R. (2025). Revitalisasi kawasan heritage Benteng Marlborough sebagai penguatan identitas kota Bengkulu. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary, 3(8), 5838–5847. Retrieved from https://journal.institercom-edu.org/index.php/multiple/article/view/1095

Lew, A. A. (2017). Tourism planning and place making: Place-making or placemaking? Tourism Geographies, 19(3), 448–466. https://doi.org/10.1080/14616688.2017.1282007

Montgomery, J. (1998). Making a city: Urbanity, vitality and urban design. Journal of Urban Design, 3(1), 93–116. https://doi.org/10.1080/13574809808724418

Project for Public Spaces. (2016). What makes a great place?. New York: PPS.

Relph, E. (1976). Place and placelessness. London: Pion.

Setioko, B., & Pandelaki, E. (2015). Revitalisasi kawasan kota lama sebagai upaya pelestarian kawasan heritage. Jurnal Tata Kota dan Daerah, 7(2), 75–86.

Smith, L. (2006). Uses of heritage. London: Routledge.

Strydom, W. (2024). Sustainable placemaking and urban wellbeing in heritage environments. Urban Studies, 61(2), 345–361. https://doi.org/10.1177/004209802312

Triratma, S. (2023). Creative placemaking dalam revitalisasi kawasan heritage perkotaan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 34(3), 201–214. https://doi.org/10.5614/jpwk.2023.34.3.2

Wijaya, I. K., Antariksa, & Santosa, H. (2020). Penerapan konsep placemaking pada revitalisasi kawasan heritage. Jurnal Arsitektur KOMPOSISI, 14(1), 55–66.

Whyte, W. H. (1980). The social life of small urban spaces. Washington, DC: Conservation Foundation.

Downloads

Published

2026-01-15

How to Cite

PENDEKATAN PLACE-MAKING SEBAGAI STRATEGI REVITALISASI KAWASAN RUANG TERBUKA HERITAGE : STUDI KASUS KOTA BENGKULU. (2026). VARIABLE RESEARCH JOURNAL, 3(01), 105-112. https://variablejournal.my.id/index.php/VRJ/article/view/304

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

21-30 of 32

You may also start an advanced similarity search for this article.