AKSES DAN KETERHUBUNGAN SEBAGAI KERANGKA STUDI PLECEMAKING PADA RUANG PUBLIK : STUDI PERANCANGAN KAWASAN BALAI BUNTAR DI BENGKULUPETUNJUK PENULISAN ARTIKEL JURNAL PENELITIAN
Keywords:
akses dan keterhubungan, placemaking, ruang publik, desain Kawasan, walkability, aksesibilitasAbstract
Ruang publik yang berkembang menjadi pusat aktivitas perkotaan sering menghadapi tantangan baru terkait aksesibilitas dan keterhubungan spasial yang memengaruhi kenyamanan serta kualitas ruang secara keseluruhan. Kawasan Balai Buntar Bengkulu merupakan ruang publik utama di Kota Bengkulu yang menampung beragam aktivitas, seperti olahraga harian, kegiatan ekonomi informal (UMKM), dan acara berskala besar. Aktivitas tersebut menciptakan vitalitas kawasan, namun juga menimbulkan tekanan pada sistem pergerakan dan tata ruang. Penelitian ini bertujuan mengkaji akses dan keterhubungan sebagai kerangka placemaking dalam menilai kualitas desain ruang publik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif melalui observasi lapangan, analisis spasial, serta wawancara semi-terstruktur dengan pengunjung dan pedagang. Analisis mengacu pada indikator kontinuitas, kedekatan, konektivitas, keterbacaan, walkability, kenyamanan, dan aksesibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kawasan memiliki kontinuitas aktivitas dan konektivitas yang kuat, aspek kenyamanan, walkability, dan aksesibilitas belum optimal akibat dominasi kendaraan dan praktik parkir informal.
References
Afif Nurul Hidayah, D. (2021). Aksesibilitas lingkungan kampus bagi difabel (Studi kasus: Kampus utama Universitas Muhammadiyah Surakarta). Jurnal Arsitektur ARCADE, 5(2).
https://journal.ums.ac.id/index.php/arcade
Cresswell, T. (2009). Place. In R. Kitchin & N. Thrift (Eds.), International encyclopedia of human geography (pp. 169–177). Elsevier.
https://doi.org/10.1016/B978-008044910-4.00309-1
Kurniasanti, G. P. (2018). Kualitas ruang publik berdasarkan konsep placemaking pada area pedestrian Jalan Tunjungan Surabaya. Jurnal Teknik ITS, 7(2).
https://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik/article/view/37778
Mediastika, M. N. (2022). Placemaking pada ruang publik di kawasan Pasar Modern BSD City. Jurnal Arsitektur DASAR, 149–156.
https://journal.unika.ac.id/index.php/dasar
Ridwan, A. (2016). Placemaking ruang publik (Studi kasus: Kawasan Alun-Alun Bandung) [Tesis magister, Institut Teknologi Bandung].
Sari, D. A. (2023). Pengaruh access and linkages terhadap kualitas placemaking pada ruang publik (Studi kasus: Kawasan Pasar Baru, Jakarta). Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (STUPA), 1475–1488.
https://journal.unpar.ac.id/index.php/stupa
Suharthadana, S. R. (2021). Placemaking pada food area kawasan pendidikan (Studi kasus: Kantin Universitas Muhammadiyah Surakarta). Jurnal Arsitektur ARCADE, 147–154.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Geby Fatona (Author); Evandry Ramadhan, Rizqiyah Safitri Juwito, Pretty Maggiesty Rosantika, Mariska Pratimi, Anggi Yudha Pratama (Translator)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





